Jember, 26/9/205. Tim Badan Pengawasan Internal (BPI) Universitas Negeri Malang (UM) menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Satuan Pengawasan Internal (SPI) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Jember (UNEJ) pada Rabu–Sabtu, 24–27 September 2025. UM menugaskan dua orang perwakilan, yaitu Ence Surahman, S.Pd., M.Pd., Ph.D selaku Ketua Bidang Tata Kelola dan Manajemen Risiko BPI UM, serta Lutfiah Ayundasari, S.Pd., M.Pd., CRA, CILA selaku Ketua Bidang Sumber Daya Manusia BPI UM.
Acara Munas SPI PTN 2025 ini terselenggara atas kerja sama Forum SPI PTN dengan SPI Universitas Negeri Jember, bertempat di ruang Mayapada Fakultas Hukum UNEJ. Kegiatan resmi dibuka oleh Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., Direktur Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang juga menjadi pemateri pertama. Sambutan pembukaan juga disampaikan oleh Rektor UNEJ, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM, ASEAN Eng., yang menekankan pentingnya sinergi SPI dalam mendukung tata kelola PTN.
Munas kali ini dihadiri oleh ratusan peserta yang merupakan perwakilan SPI dari puluhan PTN di seluruh Indonesia, baik dari kelompok Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), Badan Layanan Umum (BLU), maupun satuan kerja (satker). Selain sesi pleno, peserta mendapatkan materi strategis, antara lain dari Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., IPM., Direktur Sumber Daya Kemendiktisaintek, yang membahas Implementasi Kebijakan Tunjangan Kinerja (Tukin) Dosen ASN dan Penilaian Beban Kerja Dosen (BKD) di PTN.
Selanjutnya, materi ketiga disampaikan oleh Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.St., Ak., M.Si., Plt. Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemendiktisaintek, sementara pada hari ketiga, Lindung Saut Maruli Sirait, Inspektur I, menyampaikan materi terkait Kolaborasi Irjen dan SPI dalam pengawasan PTN. Setelah sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sidang komisi Forum SPI PTN untuk membahas program kerja, penetapan ketua forum, serta menentukan tuan rumah pertemuan SPI berikutnya.
Secara umum, seluruh rangkaian acara Munas SPI PTN 2025 berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Tim BPI UM turut aktif berpartisipasi dalam diskusi, termasuk menyampaikan pertanyaan kepada Direktur Sumber Daya Kemendiktisaintek terkait permasalahan surat tugas belajar dosen yang belum terbit meski dosen telah kembali, agar status kepegawaiannya dapat segera diaktifkan. Kehadiran BPI UM dalam Munas ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi UM dalam penguatan tata kelola dan pengawasan di lingkungan PTN (Nc-BPI).





