Tim Kerja ZI UM Melaporkan Progres LKE ZI Ke Rektor pada Rapat Pimpinan

Published: 19/03/2025

Malang, 12 Maret 2025. Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) Universitas Negeri Malang (UM) menghadiri undangan rapat pimpinan dengan Rektor UM di ruang aula Graha Rektorat UM, Jl. Semarang No 5 Malang. Rapat dilaksanakan pada Rabu, 12 Maret 2025 dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB. Laporan yang disampaikan dalam rapat ini dipimpin oleh Ketua Tim Kerja Pembangunan ZI, Prof. Dr. Sugiharto, M.S., CRA, AIFO, CILA, didampingi oleh Sekretaris Tim Kerja ZI, Ence Surahman, M.Pd., Ph.D., serta para manajer area dan Ketua Bidang di BPI UM Setya Ayu Rahmawati, S.E., M.SA., CRA, Mohammad Sulton, S.T., M.T., CILA, Novi Trisnawati, S.E., M.S.A., CRA, CILA, dan Lutfiah Ayundasari, S.Pd., M.Pd., CRA, CILA. Laporan tersebut berfokus pada perkembangan dan hasil yang telah dicapai oleh tim dalam rangka pengisian Laporan Kinerja Evaluasi (LKE) ZI serta langkah-langkah tindak lanjut yang akan dilakukan.

Prof. Sugiharto memulai laporan dengan menjelaskan progres pengisian LKE ZI yang telah dilakukan oleh tim selama beberapa pekan terakhir. Ia menyampaikan bahwa tim telah mengumpulkan unit kerja untuk memulai pengisian LKE ZI, melengkapi data dan dokumen yang diperlukan untuk mendukung pengisian LKE, serta melakukan koordinasi dengan berbagai unit di UM. Selain itu, Prof. Sugiharto juga menyampaikan skor hasil penilaian internal yang telah diperoleh, yang menunjukkan adanya kemajuan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, masih ada beberapa area yang perlu ditingkatkan agar UM dapat meraih skor yang lebih baik di Dikti dan Menpan RB.

Pada kesempatan tersebut, Ence Surahman, M.Pd., Ph.D., selaku Sekretaris Tim Kerja ZI, juga memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai catatan umum yang ditemukan dalam pengisian LKE di setiap unit. Beberapa unit, meskipun sudah bekerja dengan baik, masih membutuhkan pendampingan lebih intensif agar proses pengisian LKE berjalan lebih optimal. Hal ini penting agar UM dapat memenuhi standar yang ditetapkan oleh Dikti dan Menpan RB dalam penilaian ZI. Ence juga mengungkapkan bahwa tim telah mengidentifikasi beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti kurangnya pemahaman di beberapa unit terkait prosedur pengisian dan ketepatan waktu dalam pengumpulan data.

Selanjutnya, tim mengusulkan rencana tindak lanjut yang meliputi pendampingan lebih lanjut untuk setiap unit, pelatihan tambahan terkait pengisian LKE, serta pemantauan berkelanjutan terhadap progres yang dicapai oleh setiap unit. Prof. Sugiharto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Tim Kerja ZI dengan dekan-dekan dan unit kerja terkait di UM untuk memastikan seluruh unit dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tepat waktu. Selain itu, dalam laporan tersebut juga disampaikan bahwa tim berencana untuk mensubmit LKE ZI ke Dikti sesuai dengan jadwal yang diberikan, dengan harapan mendapatkan skor yang melebihi skor minimal 40.

Dalam akhir rapat, Rektor UM meminta agar para dekan di UM dapat menindaklanjuti saran-saran yang telah disampaikan oleh tim untuk meningkatkan proses pendampingan LKE ZI yang lebih optimal. Rektor mengingatkan bahwa keberhasilan ZI UM akan sangat bergantung pada kerja sama seluruh unit dan keseriusan dalam menjalankan setiap langkah yang telah direncanakan. Rektor juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Tim Kerja ZI dalam mempersiapkan LKE dan berharap UM dapat meraih skor yang memadai agar bisa dinilai oleh Dikti dan Menpan RB, serta bisa memperoleh anugerah Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (Tim Kerja ZI).

Find More

Categories

Follow Us

Feel free to follow us on social media for the latest news and more inspiration.

Related Content