Malang, 23-10-2025. Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan Evaluasi Zona Integritas (ZI) 2025 dan Persiapan Suksesi ZI 2026 pada Kamis (23/10/2025) di Ruang Sidang Senat Lantai 9 Graha Rektorat, Jalan Semarang No. 5 Malang. Kegiatan berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB dan dihadiri para Dekan selaku Ketua ZI unit kerja, auditor internal, serta admin ZI dari 11 unit kerja di lingkungan UM.
Agenda rapat dibuka dan dipimpin oleh Prof. Dr. Sugiharto, M.S., CRA, AIFO, CILA, selaku Kepala Badan Pengawasan Internal (BPI) dan Ketua Tim Kerja ZI UM 2025. Dalam sambutannya, Prof. Sugiharto menyampaikan pentingnya evaluasi rutin sebagai upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan Zona Integritas di lingkungan universitas. “Evaluasi bukan sekadar menilai hasil, tetapi bagian penting dari proses perbaikan berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola kampus yang bersih dan berintegritas,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pemaparan capaian umum pelaksanaan ZI UM 2025 oleh Kepala BPI yang menyoroti progres berbagai bidang di 11 unit kerja. Selanjutnya, Ence Surahman, S.Pd, M.Pd, Ph.D, selaku Sekretaris Tim Kerja ZI UM 2025, menyampaikan paparan teknis mengenai hasil evaluasi pelaksanaan ZI tahun 2025 sekaligus langkah-langkah strategis menuju suksesi ZI UM 2026.
Dalam pemaparannya, Ence menjelaskan sejumlah kendala yang muncul selama pelaksanaan tahun 2025, seperti keterlambatan perencanaan program dan kelengkapan dokumen pendukung di beberapa area Lembar Kerja Evaluasi (LKE). Sebagai langkah antisipatif, tim kerja ZI UM telah menyiapkan perbaikan melalui perencanaan program lebih awal, penyusunan daftar identifikasi dokumen wajib di seluruh indikator LKE, serta penguatan program kerja fakultas dan lembaga yang berlabel Zona Integritas.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan curah pendapat antara para Dekan dan admin ZI unit kerja. Seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk mensukseskan pelaksanaan ZI UM 2026, dengan harapan capaian integritas dan kualitas tata kelola universitas dapat meningkat signifikan. Evaluasi ini menjadi momentum bagi UM untuk terus memperkuat budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan melayani (BPI).


